Warga Mutui Resah Karena Banjir Datang Setiap Musim Penghujan

oleh -37 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Sungguh ironis nasib warga Desa Mutui, Halmahera Barat yang berada di dataran rendah. Bertahun-tahun mereka harus bertahan hidup dengan mengungsi dikala musim hujan.

Pasalnya, jika banjir besar turun dari pengunungan tidak bisa mengalir kelaut karena selokan yang berada dibawah badan jalan tersumbat karena terlalu kecil.

Hal ini dikatakan salah satu tokoh masyarakat desa Mutui, Man saat ditemui wartawan, Rabu (20/11).

Menurut Man, saat musim penghujan dan bertepatan dengan air laut pasang maka banjir pasti menggenang hingga ke pemukiman warga,

“HAl ini acap kali terjadi dan sepuluh rumah yang berada di dataran rendah harus tergenang air,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Desa (Sekdes) Mutui, Fadli. Kepada wartawan, Rabu (20/11) Sekdes menjelaskan, dampak banjir  yang terjadi pada desa setempat. Karena jalan yang ada dari tikungan memasuki pelabuhan ada selokannya dibawah badan jalan dengan ukuran yang cukup kecil. Jumlahnya sekitar empat selokan.

Baca Juga  BMKG: Bahaya! Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter Ancam Perairan Maluku

“Akibatnya, terlalu kecil selokan-selokan ini tersumbat sehingga pada saat musim hujan air tidak bisa mengalir keluar apalagi bertepatan air laut pasang,hingga berulangkali mengakibatkan banjir,karena air meramban naik kedesa,ada sepuluh rumah  yang terkena banjir dan hampir rata-rata mengungsi.” katanya

Meski begitu dia berharap agar Pemerintah Daerah bisa menindak lanjuti masalah ini, agar bisa menambah saluran di samping jalan, supaya air tidak naik ke pemukiman warga.

“Air dari gunung menuju laut itu deras, karena selokannya hanya tiga maka sering tersumbat,” terangnya.

Ditambahkan, sudah berulangkali kordinasi ke Pemda, namun hingga kini tidak tahu kendalanya apa,sehingga belum diakomodir.

“Demi masyarakat kami pemerintah desa sangat berharap atas uluran tangan pemerintah kabupaten,” tandas Faldi.

Baca Juga  Alip Ba Ta: Jago Fingerstyle yang Dipuji Musisi Dunia

Terpisah, Kadis PUPR Halbar M Yusuf  yang dikonfirmasi mengaku, sudah menerima laporan dari warga desa setempat.

“Iya pihak desa sudah koordinasikan ke kami, dan kami akan usulkan di tahun depan,kami upayakan sesuai anggaran yang ada,” singkat Yusuf (zhulijah)