With You I Learned

oleh -134 views

———

Contigo aprendí
Que existen nuevas y mejores emociones
Contigo aprendí
A conocer un mundo nuevo de ilusiones

Aku bukan seorang yang terbilang beruntung dalam menjalin kasih di masa lalu. Bukan sekali dua kali juga aku berikrar kalau aku lebih baik menyendiri dulu sementara. Sudah cukup terkuras habis emosiku. Psikeku berkata lejar.

Namun dengannya, aku tak tahu, dan jangan terjemahkan itu secara letterlijk. Kurasa semua orang pernah sampai di titik kehabisan kata-kata dan bingung hingga hanya ketidaktahuan yang tersisa. Aku tak tahu mengapa aku bisa mempercayai dirinya untuk mempercayai diriku. Aku perempuan yang sulit. Yang kutahu, ada jenis perasaan baru yang tumbuh. Di titik ini, kurasa frasa “waktu sembuhkan” nyata adanya.

Aprendí
Que la semana tiene mas de siete días
A hacer mayores mis contadas alegrías
Y a ser dichoso yo contigo lo aprendí

Kakinya yang berukuran empat angka lebih besar dariku terasa dingin. Apakah AC yang kunyalakan terlalu dingin buatnya? Ah, tapi dia tak pernah masalah dengan itu. Ke mana juga metari? Kulihat dari jauh gorden yang sedikit tersingkap. “Belum ada tanda-tanda ia bakal muncul,” batinku. Atau, lebih baik tak usah biar aku tetap seperti ini dua puluh empat tujuh.

No More Posts Available.

No more pages to load.