Porostimur.com, Masohi – Di jantung Pulau Seram, tempat sejarah panjang dan semangat kebangsaan berpadu, seorang putra daerah kembali ke tanah leluhur, kini sebagai pemimpin. Zulkarnain Awat Amir, atau yang akrab disapa Bang Ozan, resmi dilantik sebagai Bupati Maluku Tengah pada 20 Februari 2025, didampingi Mario Lawalata sebagai Wakil Bupati, setelah meraih kemenangan dalam Pemilihan Umum 2024 lalu.
Nama Bang Ozan sudah lama dikenal, baik di kalangan aktivis nasional maupun elite politik Maluku di Jakarta. Kemenangan ini bukan semata-mata hasil kampanye singkat, tetapi perjalanan panjang seorang anak Tehoru yang membaktikan hidupnya untuk cita-cita demokrasi dan keadilan sosial.
Putra Tehoru yang Berjejaring Luas
Lahir di Desa Tehoru, Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah, pada 5 Agustus 1976, Zulkarnain adalah figur yang tumbuh dari kultur pesisir Seram dan nilai-nilai kekeluargaan khas Maluku Tengah. Ia menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang, dan menyelesaikannya pada tahun 2003. Namun minatnya sejak mahasiswa lebih banyak terarah pada aktivisme sosial dan politik.
Sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), ia dikenal vokal, rasional, dan memiliki kepemimpinan yang menonjol. Zulkarnain bahkan pernah menjabat Ketua Pengurus Besar HMI periode 2003–2005, menjadikannya salah satu tokoh muda Maluku yang disegani di tingkat nasional.









