Pengalaman Lintas Lembaga dan Dunia Riset
Tak berhenti pada dunia aktivisme kampus, Zulkarnain mengembangkan kariernya di berbagai lembaga strategis. Ia sempat menjadi peneliti di Yayasan Katalis dari tahun 2006 hingga 2011, serta menjabat Direktur INSIDE (Institute for Supporting Indonesian Democratisation) dari 2007 hingga 2010. Lembaga ini fokus pada penguatan demokrasi dan pemberdayaan masyarakat sipil.
Jejaknya di ibu kota membuatnya akrab dengan berbagai tokoh nasional, mulai dari politisi senior, akademisi, hingga aktivis lintas isu. Jaringan ini kelak menjadi kekuatan tersendiri saat ia memutuskan pulang ke tanah kelahirannya dan mencalonkan diri sebagai bupati.
Kemenangan Politik dan Jalan Pulang ke Masohi
Dalam kontestasi Pilkada 2024, pasangan Zulkarnain Awat Amir – Mario Lawalata tampil sebagai kekuatan baru yang menjanjikan perubahan segar. Dengan pendekatan partisipatif, kampanye berbasis komunitas, dan narasi “Waktunya Orang Baik Pulang Bangun Negeri,” mereka berhasil menarik simpati warga di kota dan desa, dari Seram Utara hingga Seram Selatan.
Kemenangan mereka bukan hanya soal elektabilitas, tetapi cermin dari kerinduan masyarakat akan pemimpin yang paham akar persoalan, teruji kapasitas, dan punya jejaring nasional yang bisa dimobilisasi untuk membangun Maluku Tengah.









