Kulit yang terhidrasi dengan baik akan tampak lebih halus, kenyal, dan garis halus pun tidak mudah terlihat.
Pilih pelembap dengan kandungan hyaluronic acid, ceramide, glycerin, squalane, atau peptides karena bahan-bahan ini mampu meningkatkan hidrasi sekaligus memperkuat skin barrier agar kelembapan kulit tetap terjaga.
3. Rutin menggunakan retinol atau retinoid

pexels.com/SHVETS production
Untuk membantu mempertahankan elastisitas kulit leher, penggunaan retinol atau retinoid secara rutin patut dipertimbangkan.
Bahan aktif ini bekerja dengan mempercepat pergantian sel kulit, meningkatkan produksi kolagen, serta membantu mengurangi kerusakan kolagen yang terjadi seiring bertambahnya usia.
Namun, mengingat kulit leher lebih tipis dan sensitif dibandingkan wajah, sebaiknya awali penggunaan dengan retinol berkonsentrasi rendah dua hingga tiga kali dalam seminggu, kemudian tingkatkan secara perlahan setelah kulit mulai beradaptasi.
4. Gunakan serum antioksidan, terutama vitamin C

pexels.com/KoolShooters
Menjaga kesehatan kulit leher tidak hanya dilakukan dari luar, tetapi juga dengan memberikan perlindungan terhadap kerusakan yang terjadi di dalam lapisan kulit.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengaplikasikan serum yang mengandung vitamin C. Sebagai antioksidan, vitamin C berperan membantu menangkal radikal bebas yang dipicu oleh paparan sinar UV dan polusi lingkungan.










