4 Anggota Brimob Diamankan Seusai Penembakan Warga di Bombana

oleh -15 views

Porostimur.com, Kendari – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) mengamankan empat personel Brimob yang diduga terlibat dalam insiden penembakan seorang warga di area tambang ilegal Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana.

Kepala Seksi Humas Polres Bombana Iptu Abd Hakim, saat dikonfirmasi di Kendari, Kamis (8/1/2026) malam, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan kejadian berlangsung pada 8 Januari 2026 sekitar pukul 11.00 WITA.

“Benar, telah terjadi insiden penembakan di lokasi pertambangan ilegal Desa Wambarema. Dugaan sementara melibatkan empat personel Brimob Resimen II yang sedang menjalankan tugas BKO di wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Abd Hakim.

Baca Juga  KPK Ungkap PT WP Gunakan Invoice Fiktif untuk Biayai Suap Pejabat Pajak Rp4 Miliar

Ia menuturkan, seusai kejadian, keempat personel tersebut langsung diamankan di Polres Bombana. Selanjutnya, mereka dibawa ke Polda Sulawesi Tenggara untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut oleh Bid Propam.

Akibat insiden itu, satu warga dilaporkan mengalami luka tembak di bagian punggung kaki kiri. Korban telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Tanduale, Kabupaten Bombana.

Berdasarkan keterangan awal, peristiwa bermula saat sekelompok personel yang diduga anggota Brimob mendatangi lokasi tambang ilegal dan meminta aktivitas pertambangan dihentikan. Ketegangan kemudian terjadi setelah muncul adu argumen dengan warga di lokasi hingga akhirnya terdengar suara tembakan.

No More Posts Available.

No more pages to load.