4 Fakta Kerusuhan di Minneapolis, Salah Satunya Rakyat AS Sudah Marah Besar

oleh -354 views
Kebijakan Donald Trump menangani demonstrasi yang berujung pada kerusuhan di Menneapolis membuat rakyat AS marah. Foto/X/@iamAtheistGirl

Beberapa saat kemudian, seorang petugas mengarahkan pistolnya ke punggung Pretti dan menembakkan empat tembakan berturut-turut. Beberapa tembakan lagi terdengar saat agen lain juga tampak menembak Pretti.

Awalnya, semua agen mundur dari tubuh Pretti di jalan. Beberapa agen kemudian tampak menawarkan bantuan medis kepada Pretti saat ia terbaring di tanah, sementara agen lain menjaga agar orang-orang yang berada di sekitar tidak mendekat.

Sementara itu, dua saksi yang segera mengajukan pernyataan bersumpah di hadapan Pengadilan Distrik AS di Minnesota mengatakan Pretti tidak mengacungkan senjata selama insiden tersebut. Menurut dokumen pengadilan, salah satu saksi, seorang dokter, mengatakan Pretti menderita setidaknya tiga luka tembak di punggungnya.

Baca Juga  Mayoritas Warga Inggris Nilai AS Lebih Banyak Berdampak Negatif bagi Dunia

Kepala polisi Minneapolis, Brian O’Hara, kemudian mengatakan Pretti adalah pemilik senjata api yang sah tanpa catatan kriminal selain pelanggaran lalu lintas.

2. Membunuh Perawat ICU

Anggota keluarga menggambarkan Pretti sebagai pekerja kesehatan yang penuh kasih sayang dan berdedikasi yang marah terhadap pemerintahan Trump.

Pretti bekerja sebagai perawat perawatan intensif di Pusat Medis Urusan Veteran di Minneapolis pada saat kematiannya.

“Kami sangat sedih, tetapi juga sangat marah. Alex adalah jiwa yang baik yang sangat peduli pada keluarga dan teman-temannya, dan juga para veteran Amerika yang ia rawat sebagai perawat ICU,” kata orang tuanya, Michael dan Susan Pretti, dalam sebuah pernyataan yang dirilis kepada media, dilansir Al Jazeera.

No More Posts Available.

No more pages to load.