5 Alasan Real Madrid Bisa Singkirkan Liverpool di Liga Champions

oleh -35 views
Link Banner

Porostimur.com | Liverpool: Real Madrid berada di atas angin. Tim berjuluk Los Galacticos itu unggul agregat sementara 3-1 atas Liverpool dari leg pertama babak perempat final Liga Champions 2020/2021.

Pertandingan leg kedua dijadwalkan berlangsung Kamis (15/4) dini hari WIB. Anfield bakal menjadi saksi laga Liverpool versus Real Madrid nanti.

Di atas kertas, Real Madrid bisa tenang menjalani leg kedua nanti. Sebab meski kalah 0-1, pasukan Zinedine Zidane itu tetap akan lolos ke babak semifinal.

Sebaliknya, Liverpool butuh kemenangan minimal 2-0 agar bisa lolos. Itu karena, The Reds punya modal satu gol tandang.

Namun, banyak pakar memprediksi Los Blancos tidak akan sulit melewati Liverpool di babak perempat final ini. Selain karena punya keunggulan agregat yang signifikan, masih ada alasan lain mengapa Real Madrid bisa menyingkirkan The Reds.

Apa saja alasannya? Berikut lima di antaranya berdasarkan analisis performa kedua tim.

Solid Dan Efektif

Leg 1 Real Madrid vs Liverpool (c) AP Photo
Leg 1 Real Madrid vs Liverpool (c) AP Photo

Statistik leg pertama perempat final lalu memperlihatkan Real Madrid bermain lebih solid dan efektif. Walaupun penguasaan bola didominasi oleh Liverpool.

Salah satu bukti Real Madrid lebih solid dan efektif terlihat dari perbandingan jumlah tembakan. Los Galacticos terekam melepaskan 16 tembakan melebar, dan tujuh tembakan akurat.

Baca Juga  Putus Penyebaran Rantai Covid-19, Kompi Senapan D Yonif RK 732/Banau Laksanakan Penertiban Masker Warga Ternate

Dari jumlah tembakan itu, Real Madrid berhasil mendapatkan tiga gol. Gol-gol Los Blancos dicetak oleh Vinicius Junior (27′, 65′), dan Marco Asensio (36′).

Sebaliknya, Liverpool dengan 55 persen penguasaan bola hanya mampu melepaskan tujuh tembakan melebar, dan satu tembakan akurat. Satu-satunya gol The Reds dihasilkan Mo Salah (51′).

Bermain Tenang

Leg 1 Real Madrid vs Liverpool (c) AP Photo
Leg 1 Real Madrid vs Liverpool (c) AP Photo

Keunggulan agregat 3-1 memberi keuntungan tersendiri buat Real Madrid. Artinya ketika memulai pertandingan, mereka bisa bermain tenang.

Karim Benzema dan kawan-kawan tidak perlu terburu-buru mengejar ketertinggalan agregat. Dengan begitu, pola permainan Real Madrid akan lebih tertata.

Namun, Los Galacticos tetap harus mewaspadai serbuan skuad Liverpool. Sebab, dipastikan tuan rumah bakal menerapkan pola permainan menyerang total untuk sesegera dan sebanyak mungkin mencetak gol.

Karim Benzema Dan Vinicius Junior Makin Padu

Pemain Real Madrid, Karim Benzema (c) AP Photo
Pemain Real Madrid, Karim Benzema (c) AP Photo

Real Madrid punya pakem permainan 4-3-3 atau 4-4-2. Formasi 4-3-3 itu yang dipakai saat membungkam Liverpool 3-1 pada leg pertama perempat final Liga Champions musim ini yang berlangsung di Estadio Alfredo Di Stefano, 11 April lalu.

Baca Juga  Pandemi Belum Usai, SMP Negeri 7 Ambon Memberlakukan Pendaftaran Secara Online

Pola permainan menyerang itu didukung dengan makin padunya dua penyerang Real Madrid, Vinicius Junior dan Karim Benzema. Kolaborasi keduanya mampu membuat lawan menjadi keteteran.

Bukti validnya saat mengalahkan Liverpool pada leg pertama perempat final lalu, dan ketika Real Madrid memenangi El Clasico melawan Barcelona dengan skor 2-1. Dalam dua laga itu, Vinicius dan Karim Benzema bergantian mencetak gol.

Tekanan Liverpool Terlalu Kuat

Liga Champions, Liverpool vs Real Madrid (c) Bola.net
Liga Champions, Liverpool vs Real Madrid (c) Bola.net

Real Madrid bisa memanfaatkan tekanan yang sedang dihadapi Liverpool. Selain tertinggal agregat 1-3, The Reds juga dihadapkan kepada persaingan sengit untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Saat ini, Liverpool ada di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan mengemas 52 poin. Tim asuhan Jurgen Klopp itu tertinggal tiga angka dari peringkat keempat, West Ham United, yang merupakan batas bawah zona Liga Champions.

Dengan memikul dua beban, Liverpool harus menghadapi tim kuat Real Madrid. Tekanan itulah yang bisa dimanfaatkan Los Galacticos untuk mengeksploitasi psikologis Roberto Firmino dan kawan-kawan.

Baca Juga  Hari Bhayangkara Ke-74, Polda Maluku Lakukan Tradisi Cuci Pataka

Didukung Catatan Head To Head

Liverpool vs Real Madrid (c) AFP
Liverpool vs Real Madrid (c) AFP

Dalam sejarah kompetisi Eropa, Liverpool dan Real Madrid sudah tujuh kali bertemu. Hasilnya, Los Blancos menang empat kali, sementara Liverpool unggul tiga kali.

Keunggulan head to head ini turut memberi tambahan motivasi buat Real Madrid. Selain itu juga bisa menambah kepercayaan diri para pemain di lapangan.

Dari tujuh pertemuan, Real Madrid juga lebih banyak mencetak gol. Total 10 gol sudah dilesakkan Los Angeles ke gawang Liverpool.

Catatan Pertemuan:

  1. 27 Mei 1981, Liverpool 1-0 Real Madrid, Final Kejuaraan Klub Eropa
  2. 25 Februari 2009, Real Madrid 0-1 Liverpool, 16 besar leg pertama Liga Champions
  3. 10 Maret 2009, Liverpool 4-0 Real Madrid, 16 besar leg kedua Liga Champions
  4. 22 Oktober 2014, Liverpool 0-3 Real Madrid, Fase Grup Liga Champions
  5. 4 November 2014, Real Madrid 1-0 Liverpool, Fase Grup Liga Champions
  6. 26 Mei 2018, Real Madrid 3-1 Liverpool, Final Liga Champions
  7. 6 April 2021,Real Madrid 3-1 Liverpool, Perempat Final Liga Champions.

(red/bola)

No More Posts Available.

No more pages to load.