Bukti validnya saat mengalahkan Liverpool pada leg pertama perempat final lalu, dan ketika Real Madrid memenangi El Clasico melawan Barcelona dengan skor 2-1. Dalam dua laga itu, Vinicius dan Karim Benzema bergantian mencetak gol.
Tekanan Liverpool Terlalu Kuat
Real Madrid bisa memanfaatkan tekanan yang sedang dihadapi Liverpool. Selain tertinggal agregat 1-3, The Reds juga dihadapkan kepada persaingan sengit untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan.
Saat ini, Liverpool ada di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan mengemas 52 poin. Tim asuhan Jurgen Klopp itu tertinggal tiga angka dari peringkat keempat, West Ham United, yang merupakan batas bawah zona Liga Champions.
Dengan memikul dua beban, Liverpool harus menghadapi tim kuat Real Madrid. Tekanan itulah yang bisa dimanfaatkan Los Galacticos untuk mengeksploitasi psikologis Roberto Firmino dan kawan-kawan.
Didukung Catatan Head To Head
Dalam sejarah kompetisi Eropa, Liverpool dan Real Madrid sudah tujuh kali bertemu. Hasilnya, Los Blancos menang empat kali, sementara Liverpool unggul tiga kali.
Keunggulan head to head ini turut memberi tambahan motivasi buat Real Madrid. Selain itu juga bisa menambah kepercayaan diri para pemain di lapangan.
Dari tujuh pertemuan, Real Madrid juga lebih banyak mencetak gol. Total 10 gol sudah dilesakkan Los Angeles ke gawang Liverpool.









