5 Dampak Negatif dari Sering Mengonsumsi Mi Instan, Bahaya untuk Kesehatan

oleh -223 views

Terdapat sebuah penelitian yang dilakukan di Korea Selatan yang melibatkan 3.000 mahasiswa dengan rentang usia 18 – 29 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengonsumsi mi instan sebanyak 3 kali atau lebih dalam seminggu mengalami kenaikan pada tekanan darah dan glukosa dalam darah. Sedangkan mahasiswa yang hanya memakan mi instan 1 kali dalam sebulan menunjukkan tekanan dan gula darah yang normal.

2. Gangguan pencernaan

Mi instan merupakan makanan yang lama untuk dicerna. Selain kandungan seratnya yang rendah, terdapat tambahan bahan pengawet tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ) yang merupakan bahan dasar minyak yang terkandung dalam produk pestisida.

Perlu waktu yang lama bagi tubuh untuk mencerna bahan pengawet tersebut sehingga tidak menutup kemungkinan tubuh akan terpapar zat berbahaya tersebut.

Baca Juga  Aktivitas Gunung Gamalama Meningkat, Warga Ternate Diminta Waspada

3. Obesitas

Seperti yang disebutkan sebelumnya, mi instan memiliki kandungan kabohidrat yang tinggi. Dengan kata lain memiliki kalori yang tinggi juga. Dalam satu bungkus mi instan bisa mengandung 14 gram lemak jenuh dan kandungan tersebut sudah memenuhi 40 persen dari kebutuhan gizi harian.

Memang memakan mi instan akan terasa kenyang, sayangnya nilai gizi di dalamnya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi harianmu. Jadi, sudah mengerti bukan mengapa kamu tidak boleh memakan mi instan dengan nasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.