5 Keutamaan Malam Lailatul Qadar Menurut Al-Qur’an dan Hadits

oleh -19 views

Keutamaan malam lailatul qadar banyak sekali disebut dalam Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW. Lailatul qadar adalah malam yang mulia dan hanya ada di bulan Ramadan.

Mengutip pendapat Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar, jika seorang muslim mengerjakan ibadah pada malam lailatul qadar maka nilainya lebih baik dari mengerjakan ibadah selama seribu bulan.

Beribadah di malam lailatul qadar dengan ketaatan, salat, tilawah, dzikir, doa dan sebagainya sama dengan beribadah selama seribu bulan di waktu-waktu lain. Dilansir dalam Agar Ramadhan Tidak Sekedar Seremonial yang ditulis oleh Dr. Rianawati,M.Ag dikatakan bahwa seribulan itu sama dengan 83 tahun 4 bulan.

Sedangkan gambaran tentang malam lailatul qadar yang dikutip dalam buku Bunga Rampai Bincang Syariah karya Mohammad Hafid, Lc., M.H dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan sebagai berikut:

Baca Juga  Satgas Damai Cartenz Bekuk Komandan KKB Dokoge Pania

Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW suatu hari menceritakan empat orang dari Bani Israil yang menyembah Allah selama 80 tahun, yang tidak pernah berbuat maksiat sekejap mata pun, yaitu Ayub, Zakariya, Hizqil bin ‘Ajuz dan Yusya’ bin Nun. Maka para sahabat mengagumi hal itu.

Kemudian datanglah Jibril kepada Nabi SAW dan berkata: “Wahai Muhammad, umatmu kagum dengan ibadah selama 80 tahun, yang tidak pernah berbuat maksiat sekejap mata pun. Kemudian Allah menurunkan yang lebih baik dari ibadahnya orang Israil tersebut. Kemudian Jibril membacakan kepada Nabi: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan” (Al-Qadr: 1-3) Ini lebih utama dari pada yang dikagumimu dan umatmu.” Kemudian Rasulullah dan sahabat merasa senang dengan hal itu.”

No More Posts Available.

No more pages to load.