5 Penyakit Hati yang Bisa Merusak Iman, serta Cara Mengatasinya

oleh -362 views

Dalam Al-Qur’an, fitnah juga diartikan sebagai sesuatu yang sangat berbahaya, seperti membakar dengan api.

Allah SWT berfirman dalam surah Al Anfal ayat 39,

وَقَاتِلُوْهُمْ حَتّٰى لَا تَكُوْنَ فِتْنَةٌ وَّيَكُوْنَ الدِّيْنُ كُلُّهٗ لِلّٰهِۚ فَاِنِ انْتَهَوْا فَاِنَّ اللّٰهَ بِمَا يَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

Wa qātilūhum ḥattā lā takūna fitnatuw wa yakunad-dīnu kulluhū lillāh(i), fa inintahau fa innallāha bimā ya’malūna baṣīr(un).

Artinya: “Perangilah mereka sampai tidak ada lagi fitnah (penganiayaan atau syirik) dan agama seutuhnya hanya bagi Allah. Jika mereka berhenti (dari kekufuran), sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.”

Cara Mengatasi Penyakit Hati dalam Islam

Dalam Islam, ada beberapa cara untuk mengatasi penyakit hati. Cara ini diajarkan oleh para ulama agar hati tetap bersih dan iman terjaga.

Baca Juga  Pengajian Wanita Islam Aru, Bekali Kaifiat Pengurusan Jenazah

Syekh Ibrahim Al-Khawash yang dikutip oleh Imam Al-Qusyairi dalam Ar-Risalatul Qusyairiyah menyebut ada lima cara untuk mengatasi penyakit hati, yaitu:

  1. Membaca Al-Qur’an dengan memahami maknanya.
  2. Mengatur makan agar tidak berlebihan, misalnya dengan berpuasa.
  3. Melaksanakan salat Tahajud atau berdzikir di malam hari.
  4. Merendahkan diri di hadapan Allah SWT, terutama di akhir malam.
  5. Berteman dengan orang-orang yang saleh.

Selain itu, Imam Al-Ghazali dalam Minhajul Abidin menjelaskan bahwa penyakit hati bisa diatasi dengan dua jenis amalan, yaitu amalan lahiriah dan batiniah.

Amalan lahiriah seperti salat, puasa, zakat, dan mencari rezeki halal. Sementara amalan batiniah adalah menjaga niat dan sikap hati, seperti taubat, ikhlas, syukur, jujur, dan tawakal.

No More Posts Available.

No more pages to load.