5 Tanda Kelelahan Empati dan Cara Mengatasinya

oleh -36 views

Porostimur.com, Ambon – Melihat orang terdekat sedang kesulitan biasanya membuat kita ingin membantu sebisa mungkin. Namun, membantu seseorang terus-menerus juga bisa menguras energi mental tanpa disadari.

Tak sedikit orang yang akhirnya merasa lelah secara emosional karena terlalu sering menjadi tempat curhat, pendengar, sekaligus penolong bagi orang lain. Kondisi ini dikenal sebagai tanda kelelahan empati atau compassion fatigue. Bukan berarti kamu tidak peduli lagi, tapi tubuh dan pikiranmu mulai kewalahan karena terus menyerap emosi negatif dari sekitar.

Kalau dibiarkan terus-menerus, hal ini memengaruhi kesehatan mental dan hubungan sosialmu. Nah, berikut beberapa tanda kelelahan empati yang sering muncul sebagai berikut.

1. Mulai merasa cuek dan kehilangan empati

Tanda Kelelahan Empati

Pexels.com/RDNE Stock project

Salah satu tanda kelelahan empati yang paling umum adalah munculnya rasa apatis atau cuek terhadap masalah orang lain. Kamu mulai merasa lelah mendengar cerita yang sama berulang kali, bahkan merasa tidak punya energi untuk memberi respons.

Baca Juga  Watubun Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Pattimura Momentum Perkuat Persatuan

Awalnya kamu sangat peduli dan ingin membantu, tapi lama-kelamaan muncul perasaan tak sanggup lagi. Kondisi ini biasanya terjadi karena emosimu sudah terlalu penuh dan tidak punya ruang untuk memproses beban tambahan.

No More Posts Available.

No more pages to load.