6 Emosi yang Dirasakan Laki-laki Setelah Menyakiti Pasangannya

oleh -170 views

3. Takut kehilangan tapi egonya masih tinggi

ilustrasi pasangan bertengkar (unsplash.com/Getty Images)

ilustrasi pasangan bertengkar (unsplash.com/Getty Images)

Di balik sikap dingin atau defensif, sebenarnya ada rasa takut kehilangan orang yang dicintai. Namun, ego sering menjadi penghalang terbesar. Mengakui kesalahan berarti mengakui kelemahan, dan bagi sebagian laki-laki, itu bukan hal yang mudah. Mereka ingin mempertahankan harga diri, meski di saat yang sama hatinya dipenuhi kecemasan akan kemungkinan ditinggalkan. Konflik antara perasaan dan ego inilah yang membuat sikap mereka terlihat membingungkan.

4. Bersikap seolah tak terjadi apa-apa

Pasangan sedang bertengkar di jalan.(Pexels.com/Keira Burton)

Pasangan sedang bertengkar di jalan.(Pexels.com/Keira Burton)

Sebagian laki-laki memilih bersikap seolah tidak terjadi apa-apa setelah menyakiti pasangannya. Mereka kembali bercanda, bersikap santai, atau mengalihkan topik pembicaraan. Bukan karena tidak menganggap masalah itu penting, melainkan karena berharap waktu bisa menyembuhkan semuanya. Mereka percaya bahwa dengan bersikap normal, luka perlahan akan reda. Padahal, sikap ini justru membuat pasangan merasa perasaannya diabaikan.

5. Marah dan kecewa pada diri sendiri

ilustrasi pasangan bertengkar (pexels.com/Alex Green)

ilustrasi pasangan bertengkar (pexels.com/Alex Green)

Baca Juga  Menteri Nusron Dorong Penambahan Target PTSL 2027 untuk Perluas Kepastian Hukum Tanah

Tak sedikit laki-laki yang justru memendam amarah pada dirinya sendiri. Mereka kecewa karena merasa gagal menjaga orang yang dicintai, gagal menjadi pasangan yang seharusnya. Perasaan ini bisa membuat mereka semakin tertutup, bahkan lebih sensitif dari biasanya. Alih-alih mengekspresikan penyesalan secara langsung, mereka menanggung beban emosi itu sendirian, yang lama-kelamaan bisa memengaruhi sikap dan hubungan.

No More Posts Available.

No more pages to load.