7 Pemain Muda yang Berpotensi Jadi Bintang di Piala Eropa U-21 2021

oleh -23 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kompetisi Piala Eropa U-21 2021 sudah dimulai sejak Rabu (24/3/21) di Hungaria dan Slovenia. Setidaknya, ada tujuh pemain muda potensial dari turnamen tersebut yang siap berkembang menjadi bintang sepak bola Eropa.

Tahun ini, Piala Eropa U-21 2021 diselenggarakan sedikit berbeda dari biasanya. Even dua tahunan itu dibagi menjadi dua periode. Penyisihan grup akan berlangsung dari 24-31 Maret sedangkan sistem gugur pada 31 Mei-6 Juni.Dilansir dari sejumlah sumber seperti The Athletic dan ESPN, Bolalob memilih tujuh pemain yang punya potensi besar untuk bersinar di turnamen tersebut:

1. Eduardo Camavinga (Prancis)

Selama dua tahun terakhir, Camavinga muncul sebagai pemain andalan Rennes. Awalnya turun sebagai pemain bertahan, pemain 18 tahun itu kini lebih sering berperan sebagai gelandang No.8.

Link Banner

Dia adalah seorang gelandang modern: mampu bertahan dan menyerang, mengoper dan melakukan pressing, menjegal dan menggiring bola, serta menciptakan peluang untuk timnya dan menghentikan serangan tim lawan.Karena potensinya yang begitu besar, ia sudah dipercaya tampil bersama tim senior Prancis.

2. Gianluca Scamacca (Italia)

Scamacca memulai musim ini dengan baik bersama Genoa dan juga tim nasional Italia U-21. Penyerang 22 tahun itu mencetak enam gol dari sembilan pertandingan kualifikasi Piala Eropa U-21.

Akan tetapi, ia masih belum mampu tampil konsisten. Total, pemain yang dipinjamkan Sassuolo itu baru mencetak empat gol dari 19 laga bersama Genoa musim ini.

Baca Juga  Update Covid-19 Maluku Utara: 118 Positif, 17 Sembuh, 5 Meninggal Dunia

Meski begitu, penampilan apik Scamacca di tim nasional Italia telah menarik perhatian klub top seperti Inter Milan, Parma dan Juventus. Jika mampu tampil apik di ajang Piala Eropa U-21 harga jual Scamacca pun bakal semakin tinggi.

3. Ísak Bergmann Jóhannesson (Islandia)

Johannesson baru saja berusia 18 tahun Selasa (23/3/21). Di musim pertamanya menjadi pemain inti Norrkoping, ia sudah menarik minat klub-klub top Eropa seperti Inter Milan, Juventus dan Manchester United.

Pemain berkaki kidal itu sering diturunkan sebagai pemain sayap atau gelandang box-to-box. Sejauh ini ia sudah mencetak sembilan assist, terbanyak kedua di Allsvenskan.Perpindahan ke klub top Eropa mungkin sedikit terlalu dini bagi Johannesson. Tapi Piala Eropa U-21 bisa memberikan kesempatan Johannesson untuk menguji dirinya sendiri melawan beberapa pemain muda top. 

4. Noni Madueke (Inggris)

Noni Madueke mungkin kurang begitu dikenal di antara deretan pemain bintang Inggris. Maklum, ia bermain di kompetisi yang jauh dari hingar bingar bersama klub Eredivisie Belanda PSV Eindhoven.

Baca Juga  Lukas Enembe Tunjuk Rifai Darus Jadi Jubir Gubernur Papua

Tapi, justru di Belanda Madueke bisa berkembang pesat. Pemain 19 tahun itu sudah bermain sebanyak 19 kali musim ini (enam diantaranya sebagai starter). Bermain di posisi sayap kanan ia sering bergerak memotong ke area tengah dengan kaki kirinya.

Menurut data yang dihimpun The Athletic dari Smarterscout, ia punya catatan gol dan assist (non penalti) 1,3 per 90 menit. Jumlah tersebut tertinggi kedua di antara penyerang Eredivisie yang bermain 500 menit atau lebih.

5. Pedro Goncalves (Portugal)

Pedro Goncalves berposisi sebagai gelandang serang, tapi ia bisa menjadi mesin gol utama bagi Sporting Lisbon. Pemain 22 tahun itu adalah pencetak gol terbanyak sementara di Liga Primeira Portugal dengan torehan 15 gol.

Ia dinilai mampu meninggalkan posisi yang ditinggalkan Bruno Fernandes di Sporting. Sama seperti pendahulunya, Goncalves juga memiliki kualitas teknik yang fantastis. Keduanya kerap melepaskan umpan beresiko tinggi untuk membuka celah di pertahanan lawan.Karena penampilan apiknya, Goncalves kini mulai dikaitkan dengan banyak klub top Eropa. Piala Eropa U-21 bisa memberikan kesempatan nyata bagi Pedro Goncalves untuk menunjukkan keahliannya di panggung internasional. 

6. Sven Botman (Belanda)

Setelah masa peminjaman di SC Heerenveen, Sven Botman pindah dari Ajax ke LOSC Lille pada bulan Juli 2020. Sebuah pilihan yang tidak salah mengingat pemain 21 tahun itu mampu berkembang di League 1 musim ini.

Baca Juga  Kepala BPN Maluku Temui Kapolda, Ini yang Diinginkan

Menurut data Smarterscout, pemain berpostur 195 cm itu memiliki rating 94 dari 99 dalam hal duel udara musim ini. Selain itu, ia juga sangat nyaman menguasai bola dan melakukan operan progresif (lebih dari 10 meter) dari lini belakang ke tengah atau depan.

Karena penampilan apiknya, Botman akhir-akhir ini mulai dikaitkan ke Liverpool, Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Inter.

7. Youssoufa Moukoko (Jerman)

Moukoko, yang baru berusia 16 tahun, sudah berkali-kali memecahkan rekor. Penyerang Borussia Dortmund ini adalah pemain termuda yang pernah melakukan debut – dan kemudian mencetak gol – di Bundesliga.

Sejak tampil bersama tim senior Borussia Dortmund bulan November 2020 lalu, ia telah bermain dalam 15 pertandingan (dua sebagai pemain inti) dan mencetak tiga gol.Pelatih kepala Jerman U-21 Stefan Kuntz mungkin akan berhati-hati untuk menurunkan Moukoko. Akan tetapi, jika diturunkan, Moukoko bakal menjadi pemain termuda yang pernah bermain di ajang Piala Eropa U-21.

(red/bolalob)