8 Bulan Sering Mati Lampu, Paguyuban Seram Selatan Demo PLN Maluku

oleh -118 views

Porostimur.com | Ambon: Ingin meminta kejelasan terhadap pemadaman lampu PLN yang sering terjadi di Kecamatan Tehoru-Telutih Kabupaten Maluku Tengah, memaksa sejumlah pemuda asal kecamatan setempat melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor PT. PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Senin, 26 April 2021.

Aksi unjuk rasa dilakukan sebagai bentuk keresahan masyarakat terhadap pelayan PLN yang dinilai kurang peduli terhadap keluhan masyarakat terkait pemadaman lampu PLN tersebut.

Sebagaimana disampaikan dalam orasi para pengunjuk rasa, bahwa sering terjadinya pemadaman lampu PLN di Kecamatan Tehoru-Telutih sudah berlangsung kurang lebih 8 bulan tanpa ada alasan yang pasti.

Narsum, salah satu pengunjuk rasa mengatakan, pemadaman itu terjadi sampai dengan bulan puasa saat ini.

“Dalam bulan puasa ini, setiap hari terjadi pemadaman listrik satu sampai tiga kali, kalaupun menyala, tapi tidak normal alias remang-remang.” katanya.

Baca Juga  Iran Hancurkan Jet Tempur AS dalam Serangan ke Pangkalan Yordania

Narsum mengungkapkan, akibat lampu listrik yang menyala tidak normal dan bahkan padam secara total itu, membuat masyarakat banyak yang keluhkan kerusakan alat elektronik dirumahnya.

“Ada beberapa warga yang mengeluh alat elektronik seperti TV, Kulkas, Mesin Cuci dan dispenser rusak, bahkan ada sejumlah Mahasiswa di kampung yang mau kuliah online tidak bisa dilakukan akibat padamnya lampu, tapi pihak PLN tidak mau tahu dengan keadaan itu,” ungkapnya.