Pengacara Ngaku Pemasangan Bendera di Asrama Papua Usulan Mbak Susi

oleh -75 views

Porostimur.com | Surabaya: Koordinator lapangan (korlap) aksi massa di depan Asrama Mahasiswa Papua, Tri Susanti telah diperiksa menjadi saksi oleh Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim). Kuasa hukumnya, Sahid pun membeberkan apa saja poin pertanyaan yang dilontarkan penyidik kepada kliennya.

Sahid mengatakan, Mak Susi ditanya seputar kronologi konflik di asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan No.10 Surabaya.

Dia membeberkan kalau kliennya memang mengusulkan pemasangan bendera di depan asrama pada Rabu (14/8).

“Mbak Susi itu ngundang temen-temannya, muspika kelurahan kecamatan, untuk minta dipasang bendera di asrama (mahasiswa Papua) Jalan Kalasan, tanggal 14 Agustus 2019,” ujarnya dihubungi, Selasa (27/8).

Koordinator lapangan (korlap) aksi massa di depan Asrama Mahasiswa Papua, Tri Susanti

Setelah itu, Susi berkumpul bersama teman-temannya di suatu warung kopi dan beranjak untuk mengecek apakah pihak Kecamatan Tambaksari sudah memasang bendera di depan asrama mahasiswa Papua.

Baca Juga  Derek Loupatty Ajak Masyarakat Dukung Groundbreaking Blok Masela

Ternyata, permintaan itu pun dijalankan kecamatan pada Kamis (15/8).

“Setelah berkumpul di warkop, sudah kumpul ternyata sudah terpasang, jadi gak jadi, setelah terpasang ada informasi lagi bendera itu bergeser ke samping, rumah orang, (yang mindah) gak tahu,” jelas Sahid.

Mengetahui bendera bergeser, Susi koordinasi dengan kelurahan, kecamatan hingga Danramil agar dipindahkan depan asrama lagi.