Porostimur.com, Tidore – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tidore Kepulauan kembali menggagas inovasi terbaru dengan membranding kopi dabe untuk melakukan sosialisasi penanganan sampah.
Sebenarnya inovasi tersebut diberi nama oleh DLH yaitu, “Peran Bank Sampah” ini bertujuan meningkatan produktivitas dan kinerja pengelolaan sampah secara berkelanjutan atau “Pas Kopi Dabe”.
Kepala Dinas Lingkungan Hudup (DLH) Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sjarif menjelaskan, inovasi ini adalah projek perubahan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) TK II, yang dimasukkan sebagai program pemerintah daerah.
“Branding Pas Kopi Dabe ini digunakan agar mudah untuk disosialisasikan, karena Kopi Dabe juga merupakan minuman khas tidore yang sudah sangat familiar,” ungkapnya, Selasa (23/5/2023).
Program Pas Kopi Dabe ini, kata Sjarif, nantinya akan menyelesaikan persoalan sampah di Kota Tidore Kepulauan, pasalnya, sampah rumah tangga yang ada di setiap kelurahan/desa, sudah akan dikelola melalui bank sampah.
Selama ini masyarakat mengelola sampah masih menggunakan paradigma lama. Di mana mereka hanya membuang sampah kemudian berharap diangkut oleh pemerintah, sementara pengangkutan sampah ini tentu membutuhkan biaya yang cukup besar.










