Kurangi Risiko Banjir Bandang, Kementerian PU Bangun Sabo Dam di Lereng Gamalama

oleh -125 views

Porostimur.com, Ternate – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara memperkuat infrastruktur pengendali sedimen di kawasan rawan bencana Gunung Gamalama.

Tahun 2025 ini, dua unit Sabo Dam tengah dibangun di Sungai Rua, Kota Ternate, sebagai langkah mitigasi banjir bandang dan banjir lahar akibat erupsi gunung.

Langkah ini merupakan tindak lanjut pasca bencana banjir bandang pada 25 Agustus 2024 yang menelan korban jiwa dan merusak sejumlah infrastruktur di Kota Ternate.

Pentingnya Infrastruktur Penahan Sedimen

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pembangunan Sabo Dam sangat mendesak mengingat kondisi lereng Gamalama yang relatif gundul dan curah hujan Ternate yang cukup tinggi.

“Setiap kali hujan lebat, potensi longsoran dan aliran material dari gunung cukup besar. Karena itu, kita memerlukan beberapa Sabo Dam sebagai pengendali sedimen agar tidak terbawa ke hilir. Infrastruktur ini akan melindungi permukiman dan infrastruktur di bawahnya,” ujar Menteri Dody saat meninjau lokasi pembangunan, Senin (1/9/2025).

Baca Juga  Sebar Video Asusila Kekasih karena Gagal Dapat Uang Nikah, Tentara Gadungan Jadi Tersangka

Ia menambahkan, proyek ini tetap menargetkan penyelesaian tepat waktu meskipun musim hujan kerap menjadi tantangan.

“Walaupun curah hujan luar biasa, kami yakin konstruksi Sabo Dam bisa rampung sesuai rencana pada Desember 2025,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.