Soal Rencana Pinjaman Rp1,5 T, Watubun Minta Skema Hutang Lama dan Pastikan Adil ke Semua

oleh -392 views

Porostimur.com, Ambon — Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku meminjam dana jumbo senilai Rp 1,5 triliun kembali menuai sorotan tajam dari DPRD Maluku. Pasalnya, beban pinjaman era Gubernur sebelumnya, Murad Ismail, masih belum tuntas, sementara Pemprov kini ingin kembali menambah utang baru.

Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun, menegaskan bahwa DPRD tidak akan memberikan persetujuan sebelum seluruh syarat dipastikan terpenuhi.

“Tentu saja DPRD hanya akan menyetujui pinjaman daerah jika seluruh syarat terpenuhi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (19/11/2025).

Minta Skema Jelas dan Tidak Tumpang Tindih dengan Hutang Lama

Watubun menekankan pentingnya kejelasan skema pinjaman, terutama terkait tumpang tindih dengan utang lama. Ia menyatakan, Pemprov harus mampu menunjukkan perhitungan yang komprehensif sebelum DPRD mengambil keputusan.

“Harus dipastikan tidak ada tumpang tindih dengan hutang lama,” tegasnya.

Baca Juga  Harga Daging Sapi di Maluku Stabil Rp145 Ribu per Kg, Tren Cenderung Turun

Selain itu, ia meminta agar pemerintah membuka detail lembaga pemberi pinjaman, nilai pasti pinjaman, serta mekanisme pelunasan.

“Transparansi mutlak. Skema harus jelas, peruntukan tepat, dan keadilan. Kalau tidak terpenuhi, DPRD akan tolak,” tandasnya.

Asas Keadilan untuk 11 Kabupaten/Kota

Watubun juga memberikan perhatian khusus pada aspek pemerataan. Ia menegaskan bahwa dana pinjaman tidak boleh hanya menguntungkan daerah tertentu.

No More Posts Available.

No more pages to load.