Porostimur.com, Ternate – Harga minyak goreng kemasan bermerk kembali menunjukkan tren kenaikan di pasar modern. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat, rata-rata harga minyak goreng kemasan bermerk 2 secara nasional mencapai Rp22,21 ribu per kilogram per Kamis, 25 Desember 2025.
Angka tersebut sedikit meningkat dibandingkan rata-rata pekan sebelumnya yang berada di level Rp22.200 per kilogram. Meski kenaikannya tipis, disparitas harga antarwilayah masih cukup mencolok.
Maluku Utara Puncaki Harga Tertinggi
Dari data yang dirilis, Maluku Utara tercatat sebagai provinsi dengan harga minyak goreng kemasan bermerk 2 termahal di Indonesia. Di pasar modern, harga jual mencapai Rp26.300 per kilogram.
Menariknya, dibandingkan sebulan lalu, harga minyak goreng kemasan di Maluku Utara relatif stagnan. Namun, secara historis, wilayah ini pernah mencatat harga tertinggi hingga Rp29.950 per kilogram.
Tingginya harga di Maluku Utara kembali menegaskan tantangan distribusi dan biaya logistik di wilayah kepulauan, yang kerap berdampak langsung pada harga pangan strategis.
Bengkulu dan Gorontalo Ikut Membayangi
Posisi kedua harga tertinggi ditempati Bengkulu dengan harga Rp24.800 per kilogram. Sementara Gorontalo berada di urutan ketiga dengan harga Rp24.750 per kilogram.









