BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob dan Hujan Lebat di Maluku dan Maluku Utara

oleh -578 views
Wilayah pesisir Maluku dan Maluku Utara diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir (rob) dan cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. BMKG memperingatkan fenomena ini berpotensi terjadi hingga pertengahan April 2026. Foto: Ilustrasi/AI

Porostimur.com, Jakarta — Wilayah pesisir Maluku dan Maluku Utara diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir (rob) dan cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. BMKG memperingatkan fenomena ini berpotensi terjadi hingga pertengahan April 2026.

Peringatan tersebut berkaitan dengan fase bulan baru yang terjadi pada 2 April 2026, yang dapat memicu kenaikan muka air laut maksimum dan meningkatkan risiko banjir rob di sejumlah wilayah pesisir, termasuk Maluku dan Maluku Utara.

Rob Ancam Aktivitas Pesisir

BMKG menjelaskan, berdasarkan pantauan data ketinggian air laut dan prediksi pasang surut, potensi banjir rob dapat berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat di wilayah pesisir.

Sejumlah aktivitas yang berisiko terdampak antara lain kegiatan di pelabuhan, permukiman warga pesisir, hingga sektor perikanan dan tambak.

“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga terhadap potensi pasang maksimum air laut serta terus memantau informasi cuaca maritim dari BMKG,” demikian imbauan resmi BMKG.

Baca Juga  Tegaskan Penolakan Konservasi di Pulau Damer P3MD Ambon Serahkan Kajian Akademik ke Pemprov Maluku

Hujan Lebat Berpotensi Picu Banjir Lokal

Selain ancaman rob, BMKG juga memperingatkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat yang diperkirakan terjadi pada akhir pekan ini, Sabtu (4/4/2026).

Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir lokal, genangan air, serta angin kencang di sejumlah wilayah, termasuk Maluku dan Maluku Utara.

No More Posts Available.

No more pages to load.