Polda Metro Jaya Bongkar Penyelundupan Merkuri ke Filipina, Diduga Berasal dari Gunung Botak

oleh -5 views
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai membongkar praktik penyelundupan bahan kimia berbahaya jenis merkuri yang rencananya akan dikirim ke Filipina.

Porostimur.com, Jakarta — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai membongkar praktik penyelundupan bahan kimia berbahaya jenis merkuri yang rencananya akan dikirim ke Filipina. Kasus ini terungkap dari pemeriksaan rutin di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Victor D Mackbon, mengatakan pengungkapan bermula dari kecurigaan petugas Bea dan Cukai terhadap dokumen ekspor yang tidak sesuai dengan isi barang di dalam peti kemas.

“Ini terjadi pada 21 April 2026, di Posko Pemeriksaan Bea dan Cukai KPU Tanjung Priok,” ujar Victor dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/5/2026).

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 760 botol cairan berwarna perak bertuliskan Mercury Gold 1 Kg yang disembunyikan di dalam 145 gulungan karpet.

“Modusnya disisipkan dalam gulungan karpet untuk mengelabui petugas,” ungkapnya.

Baca Juga  Jelang HUT ke-23, Panitia Fokus Bakti Sosial di Sejumlah Titik Kota Sanana

Modus Lama, Jaringan Lama

Berdasarkan hasil penyelidikan, merkuri ilegal tersebut diketahui milik tersangka MAL yang mendapat pasokan dari tersangka H. Barang itu diduga merupakan pesanan warga negara asing berinisial AB yang berdomisili di Filipina.

Victor menyebut praktik pengiriman merkuri ini bukan kali pertama dilakukan.

No More Posts Available.

No more pages to load.