Porostimur.com, Ambon – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga dan meneruskan nilai-nilai Pancasila di tengah cepatnya perubahan zaman.
Ia mengajak pemuda Maluku untuk memperkuat karakter kebangsaan, merawat toleransi, serta menjaga persatuan sebagai fondasi dalam membangun daerah dan bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikan Watubun saat dihubungi dari Ambon, Senin (1/6/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.
Pancasila Bukan Sekadar Seremonial
Menurut Watubun, Pancasila tidak boleh dipahami sebatas dasar negara atau dokumen sejarah yang diperingati setiap tahun, melainkan ideologi yang harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi muda sebagai penentu masa depan bangsa.
“Hari Lahir Pancasila harus menjadi momen refleksi bagi seluruh putra-putri bangsa, khususnya generasi muda Maluku, untuk memahami bahwa keberagaman adalah kekuatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pancasila mengajarkan nilai persaudaraan, penghargaan terhadap perbedaan, serta semangat kerja sama demi kemajuan daerah dan bangsa.
Tantangan Generasi Muda di Era Digital
Watubun juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, yang berbeda jauh dengan masa sebelumnya. Perkembangan teknologi informasi, globalisasi, dan derasnya arus media sosial menuntut kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.










