Porostimur.com, Ambon – Proyek pembangunan Kolam Renang Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon senilai sekitar Rp4,25 miliar kembali menjadi sorotan. Pembangunan yang mulai dikerjakan sejak 2021 itu dilaporkan belum rampung, sementara sejumlah bagian bangunan disebut mulai mengalami kerusakan dan kawasan di sekitarnya kurang terawat.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai penyelesaian pekerjaan, pengawasan proyek, serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Pattimura.
Penelusuran Porostimur.com pada Selasa (29/9/2026), tidak menemukan aktivitas pembangunan di lokasi proyek.
Jika kondisi tersebut terkonfirmasi, persoalan ini bukan hanya menyangkut penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga efektivitas penggunaan anggaran dan manfaat fasilitas yang seharusnya dapat dinikmati sivitas akademika Unpatti.
Anggaran Rp4,25 Miliar, Pembangunan Kolam Renang Belum Tuntas
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pembangunan Kolam Renang Unpatti mulai dikerjakan pada 2021 melalui tahap pertama dengan alokasi anggaran APBN sebesar Rp2,4 miliar.
Dalam pemberitaan sebelumnya, CV Famero disebut sebagai pelaksana pekerjaan tersebut. Proyek ini berlangsung pada masa kepemimpinan Rektor Unpatti ketika itu, Prof. Dr. M.J. Saptenno, S.H., M.Hum.









