Porostimur.com|Sanana: Bila kau membela orang yang menghina agama Islam, maka bajumu segera diganti dengan kain kafan,” teriak Ketua Umum HMI Cabang Sanana, Usman Buamona di depan Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara (Malut), saat menggelar aksi unjuk rasa terkait dugaan penistaan agama oleh salah satu anggota DPRD Kepsul dari Partai Demokrar, Fredi Parengkuang, Kamis (13/ 2/2018)
Asrul Ramli dalam orasinya menuding Ketua DRPD, Sinaryo Thes, melindungi Fredy dengan cara menyembunyikan Surat dari MUI yang diberikan kepada Badan Kehormatan melalui bagian umum sekretariat DPRD Kepsul.
Tak hanya itu, Kabid. Hukum dan HAM, HMI Cabang Sanana ini menilai ketidak hadiran 25 anggota DPRD adalah bagian dari mengkhianati kepercayaan rakyat Kepsul sehingga menurutnya gaji yang dimakan adalah gaji haram.

Sementara itu Ketua kohati HMI Cabang Sanana, Irma Yoioga yang juga hadir pada also tersebut, membacakan 5 butir tuntutan sebagai berikut:
Pertama: Mendesak kepada Ketua Badan Kehormatan DPRD Kepsul agar mempercepat proses dugaan penistaan agama oleh Fredi Parengkuang selaku anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sula.
Kedua: Mendesak kepada Badan Kehormatan DPRD Kepsul untuk segera melaksanakan RDP dengan MUI, ormas Islam dan OKP Islam se-kabupaten Kepulauan Sula terkait hasil investigasi dugaan penistaan agama oleh Fredy Parengkuan.




