Menkes Akui Pemerintah Salah Sasaran soal Testing Covid-19

oleh -31 views

Porostimur.com | Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui selama ini strategi testing, tracing, dan treatment atau 3T yang dijalankan pemerintah dalam menangani pandemi virus corona (Covid-19) salah sasaran.

Menurut Budi, hal itu disebabkan testing yang dilakukan selama ini salah. Sebab, menurutnya, satu orang bisa dilakukan tes berulang kali, karena alasan bepergian.

Ia mencontohkan, dirinya bisa lima kali mengikuti tes PCR swab dalam seminggu hanya untuk bertemu Presiden Joko Widodo.

“Kita itu enggak disiplin, cara testing-nya salah. Testing banyak, tapi kok naik terus, habis yang dites orang kayak saya. Setiap mau ke presiden dites,” kata Budi dalam sebuah diskusi virtual yang ditayangkan kanal PRMN SuCi di Youtube, Rabu (20/1).

Menurut Budi, testing dalam masa pandemi tidak seperti itu. Seharusnya, tes digencarkan ke orang-orang yang berstatus suspek.

Baca Juga  Gunung Dukono Kembali Erupsi, Sepekan Terjadi Lima Kali Letusan

Mantan Direktur Utama Bank Mandiri itu mengatakan, selama ini orang-orang yang sering berpergian kerap melakukan tes PCR swab.

Hal tersebut berdampak pada kenaikan jumlah tes yang dilakukan di Indonesia, sehingga memenuhi standar tes yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).