Porostimur.com | Ambon: Kampung Mahia, Negeri Urimessing, Kota Ambon letaknya sangat dekat degan pusat kota Ambon, namun untuk menempuhnya, harus melewati bukit dan lembah, yang kemudian tidak ditunjang dengan fasikitas jalan yang memadai baik jalan utama maupun jalan setapak yang dapat menghubungkan lingkukan RT yang satu dengan RT yang lain, sehingga benar-benar terisolir. Hal ini sangat berdampak bagi pendapatan masyarakat yang ada di kampung Mahia, yang rata-rata penduduknya petani dan nelayan.
Kondisi seperti ini lalu mendorong Pemerintah Negeri Urimessing, untuk membentuk salah satu persekutuan yang disebut Forum Peduli Mahia Membangun (FPMM), yang kemudian secara swadaya bersama-sama warga atas kemandirian warga Kampung Mahia RT. 004 , 005 /RW 04 membangun jalan setapak sepanjang 500 meter sehingga sudah bisa dilewati oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.
Setelah selesai membagun jalan sepanjang 500 meter itu, sebagai warga masyarakat yang bersyukur mereka ada dalam ibadah bersama yang dihadiri oleh Kepala Kampung Mahia, Pejabat Pemerintahan Negeri Urimessing bersama staf, Sekretaris Kota Ambon A.G. Latuheru, SH,M.Si, M.H dan Kepala Keuangan Pemerintah Kota Ambon.
Selesai Ibadah Syukur, kepada Sekretaris Kota Ambon Ketua FPMM, Sonny Muskita, menjelaskan, jalan setapak harusnya dibagun adalah 1500 meter, namun karena keterbatasan dana maka yang dapat dikerjakan hanyalah 500 meter, namun dengan optimisme yang tinggi diusahakan untuk menyelesaikan 1000 meter jalan setapak yang belum di kerjakan.









