Abas Orno Lahir di Tenda Pengungsian

oleh -50 views


Porostimur.com | Ambon: Rasa cemas dan ketakutan pasca gempa berkekuatan mangnitude 6,8 melanda Pulau Ambon dan sekitarnya, Selasa (1/10/2019), seketika berubah menjadi gembira dan haru.

Suasana ini terjadi di tenda pengungsian kawasan Universitas Darusalam (Unidar) Ambon, Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, ketika Hartini Ohorella, seorang ibu yang ikut mengungsi di tenda pengungsian melahirkan seorang bayi laki-laki, Selasa (1/10/2019).

Kelahiran sang bayi terjadi tatkala Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno berada di sana mengunjungi para penggungsi dan mendapat informasi bahwa ada bayi yang baru saja dilahirkan. Wagub langsung bergegas menuju tenda tersebut untuk melihat bayi mungil itu.

Didampingi ibu Beatriz Orno, wagub menuju tenda dan pada saat tiba bayi Hattini belum diberi nama.

Akhirnya oleh Wagub diberi nama Muhammad Abas Orno Pelu yang langsung disetujui kedua orang tuanya.

Baca Juga  Ketua Parlemen Iran Serukan Tatanan Baru Timur Tengah, Sebut Israel Akar Konflik Kawasan

Nama Abas sendiri, merupakan nama kecil atau nama panggilan Wakil Gubernur Barnabas Orno.

Rahman Pelu dan Hartini Ohorella yang merupakan orang tua dari bayi Abas, mengaku senang dan bangga, anaknya diberikan nama oleh orang nomor dua di Maluku.

Pasangan suami istri ini sudah berada di tenda pengungsian sejak gempa melanda pada Kamis (26/9/2019). Dibantu oleh para dokter yang bertugas di RSUD Tulehu proses persalinan Hartini berjalan lancar di dalam tenda pengungsian, sehingga tepat pukul 10.30 lahirlah bayi yang dinamai Abas Orno.