Airlangga mengatakan, semua proses pengunduran dirinya akan berjalan damai dan tertib. Hal itu untuk menjunjung tinggi marwah Golkar.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, alasan Airlangga mundur dari Ketum Golkar karena situasi perpolitikan nasional yang tidak bisa lagi dikendalikan.
“Situasi politik nasional yang tidak bisa dikendalikan oleh Airlangga,” ucap Ketua PP PELTI itu.
(red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









