Akankah Partai Gelora Layu Sebelum Berkembang?

oleh -9 Dilihat

“Kan enggak cukup dengan ini doang, harus ada dukungan logistik dan tokohnya. Apakah tokoh itu ini juga, dia kan pasti sudah dilamar partai lain juga,” kata Arya kepada kumparan, Senin (11/11).

Ketua Partai Gelora (kiri) Anis Matta dan Wakil Ketua Fahri Hamzah. Foto: Muhammad Lutfan Darmawan/kumparan

Jika dilihat dari jajaran kepengurusan inti, menurut Arya, sebenarnya partai ini punya SDM yang cukup berkualitas. Namun, kompetitor mereka sangat banyak yang memiliki kualitas lebih.

“Kompetitor mereka kan banyak juga, terutama dari PKS. PKS ini kan mengalami peningkatan suara di pileg kemarin, artinya migrasi beberapa calon yang keluar itu juga enggak mempengaruhi suara PKS,” ucapnya.

Senada dengan Arya, pengamat politik Adi Prayitno juga menilai pendirian Partai Gelora adalah sebuah perjudian yang luar biasa. Sebab, untuk bisa eksis di tengah persaingan parpol, paling tidak harus ada empat modal utama yang dipenuhi.

Salah satunya adalah keberadaan magnet politik yang membuat publik mau berlabuh ke Partai Gelora. Tak hanya itu, logistik yang memadai dan jaringan yang tersebar di seluruh lapisan bawah juga diperlukan.

Baca Juga  Luis de la Fuente Raih Johan Cruyff Trophy Ballon d’Or 2026 usai Bawa Spanyol Juara Piala Dunia

Selain itu, Partai Gelora juga harus memiliki branding dan positioning partai yang tepat dan epic untuk bisa diterima publik. Sebagai pendatang baru, Partai Gelora harus memperluas sasarannya agar tidak layu sebelum berkembang.