Skuad Norwegia saat ini diperkuat sejumlah pemain top Eropa seperti Alexander Sorloth dan Antonio Nusa, yang semakin mengukuhkan status mereka sebagai generasi emas.
Peran Solbakken dan Generasi Emas
Kesuksesan ini juga menjadi cerita emosional bagi Solbakken. Ia bukan sosok asing dalam sejarah sepak bola Norwegia, karena pernah tampil sebagai pemain di Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.
Kini, sebagai pelatih, ia berhasil membawa negaranya kembali ke panggung dunia.
“Bisa membawa Norwegia kembali ke Piala Dunia sebagai pelatih adalah kebanggaan luar biasa,” kata Solbakken.
Sejak ditunjuk pada Desember 2020, ia perlahan membangun fondasi tim yang solid dengan memadukan pengalaman dan talenta muda.
Kehadiran Haaland dan Odegaard menjadi simbol kebangkitan tersebut. Keduanya kini menjadi tulang punggung tim yang diharapkan mampu berbicara banyak di putaran final nanti.
Rekam Jejak dan Harapan Baru
Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan kelima Norwegia setelah sebelumnya tampil pada 1938, 1994, dan 1998.
Prestasi terbaik mereka adalah mencapai babak 16 besar, yang terakhir diraih pada edisi Prancis 1998.
Saat itu, Norwegia mencatat kemenangan bersejarah atas Brasil 2-1 melalui gol Tore Andre Flo dan penalti Kjetil Rekdal.
Namun langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah kalah tipis 0-1 dari Italia lewat gol Christian Vieri.









