Andreas Taborat Ingatkan Warga Sangliat Krawain Jangan Buka Kebun Berlebihan, Hutan dan Air Harus Dijaga

oleh -20 Dilihat
Anggota DPRD Provinsi Maluku Andreas JW Taborat mengingatkan warga Desa Sangliat Krawain, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), agar tidak membuka lahan secara berlebihan hingga mengancam keberadaan hutan dan lingkungan.

Porostimur.com, Saumlaki – Di tengah kebutuhan masyarakat untuk membuka lahan perkebunan, Anggota DPRD Provinsi Maluku Andreas JW Taborat mengingatkan warga Desa Sangliat Krawain, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), agar tidak membuka lahan secara berlebihan hingga mengancam keberadaan hutan dan lingkungan.

Pesan tersebut disampaikan Taborat saat berdialog langsung dengan masyarakat dalam agenda reses di Desa Sangliat Krawain, Kamis (3/9/2026), dan kembali ditegaskannya saat dihubungi dari Ambon, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Taborat, pemanfaatan lahan untuk kebutuhan ekonomi masyarakat tetap penting. Namun, pembangunan dan aktivitas perkebunan harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan.

Sebab, keberadaan hutan tidak hanya menyangkut kelestarian alam, tetapi berkaitan langsung dengan ketersediaan air dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.

Karena itu, ia meminta warga mempertimbangkan dampak jangka panjang sebelum membuka lahan baru.

Baca Juga  BKPRMI Maluku Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Batu Merah

Jangan Bakar Sembarangan, Sisakan Pohon di Lahan Kebun

Taborat secara khusus mengingatkan masyarakat agar berhati-hati menggunakan api saat membersihkan lahan, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran.

Ia bahkan meminta warga sebisa mungkin menghindari pembakaran ketika membersihkan lahan.

No More Posts Available.

No more pages to load.