Dalam sebuah email yang dikutip oleh The Guardian, Kedutaan Besar Swedia di Tel Aviv mengatakan bahwa Thunberg telah mengeluhkan perlakuan kasar dan tidak menerima cukup makanan atau air.
Kelompok hak asasi manusia (HAM) Israel, Adalah, mengatakan para aktivis dipaksa berlutut dengan tangan terikat kabel selama setidaknya lima jam.
Kementerian Luar Negeri Israel membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai kebohongan total.
“Thunberg dan aktivis lainnya aman dan dalam keadaan sehat,” klaim kementerian tersebut. “Tujuan sebenarnya mereka adalah provokasi untuk kepentingan Hamas, bukan bantuan kemanusiaan,” imbuh kementerian itu.
Sumber: sindonews











