Aktivis Muhammadiyah Haltim Soroti Jalan Trans Kieraha

oleh -19 Dilihat

“Siapa yang Lebih Dulu Melintas?”

Rusmin juga melontarkan pertanyaan tajam soal siapa yang kelak akan pertama-tama melintasi jalan tersebut.

“Apakah petani kecil, atau justru alat berat ekskavator perusahaan tambang dan kayu?”

Ia menilai bahwa sejarah panjang eksploitasi sumber daya di Halmahera seharusnya menjadi pelajaran. Jangan sampai pembangunan infrastruktur kembali menjadi alat perampasan ruang hidup masyarakat adat dan membuka luka lama penjajahan ala VOC.

Dalam pernyataannya, Rusmin mengajak masyarakat untuk lebih jujur melihat dampak jangka panjang pembangunan tersebut.

“Kita harus membuka mata batin dan hati kita. Jangan mengulang sejarah buruk bagi masa depan Halmahera dan Maluku Utara,” pungkasnya.

Dengan polemik semakin menguat, publik kini menantikan langkah Pemprov Malut dalam merespons kritik ini. Apakah Jalan Trans Kieraha benar-benar akan menjadi jalan strategis bagi kesejahteraan, atau justru membuka babak baru eksploitasi di jantung Halmahera? (Nahrawi Hi. Taha)

Baca Juga  Atasi Kemacetan, UPP Jailolo Buka Area Putar Kendaraan di Zona Parkir Pelabuhan

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.