Alasan Mengapa Kamu Nggak Usah Menyesal Unfollow Teman di Media Sosial

oleh -19 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kehidupan kita nggak pernah lepas dari yang namanya media sosial. Apalagi di masa-masa seperti ini, kehidupan kita di rumah lebih sering dihabiskan untuk menjelajahi dan berkomunikasi dengan teman dan keluarga dekat melalui media sosial. Namun, ada kalanya juga kesehatan mental kita terganggu karena terlalu sering melihat konten-konten di media sosial yang nggak bermanfaat.

Entah itu postingan dari teman atau berita hoax yang disebarkan seseorang. Ketika terekspos dengan hal-hal yang mengganggu pikiran kita, kita punya keinginan untuk unfollow teman kita yang bikin sebel itu. Namun, kita dihantui pikiran apakah keputusan itu benar untuk dilakukan. Apakah nantinya orang itu akan benci dengan kita dan berprasangka buruk? Kamu nggak perlu khawatir dengan pikiran seperti itu Beauties, justru unfollow teman akan buat mental lebih sehat!

Baca Juga  Usman-Bassam Resmi Dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan

Everything is Optional!

Media Sosial
Media Sosial/ Foto: Pexels

Memutuskan hubungan di dunia maya dengan unfollow bisa bikin seseorang awkward apalagi jika nanti ketemu di dunia nyata. Namun, jika kamu terus-terusan terekspos dengan postnya dia yang bikin marah ataupun sebal, kamu sendiri yang mengalami kerugian. Walaupun hanya sekadar melihat postingan media sosial, namun jika terus-terusan melihat contohnya teman kantor yang terlalu sering sharing kehidupannya setiap hari, teman yang sering sharing berita tidak benar dan mengganggu dapat mempengaruhi kesehatan mental dan jiwa secara negatif.

Untuk berpartisipasi dalam media sosial ini pada dasarnya merupakan pilihan kamu. Everything is optional! Kamu boleh kok memilih untuk nggak melihat post teman-teman atau bahkan keluarga dekatmu jika kamu merasa kesehatan mentalmu terganggu oleh postingan mereka! Bisa jadi kamu merasa iri dengan teman atau keluarga yang berbagi foto betapa sempurna dan bahagianya hidup mereka. Itu salah besar, beautiesEverything in social media doesn’t define a person!  

Kalau kamu merasa nggak perlu tahu terlalu banyak dengan kehidupan mereka, langsung saja klik unfollow tanpa berpikir panjang!

Baca Juga  Sekda Provinsi Maluku Buka Pasar Murah

Waktu yang Terbatas

Kesehatan Mental
Kesehatan Mental/ Foto: Pexels/ Cottonbro

Tidak heran kalau kita bukan orang yang terlalu senggang dan punya banyak waktu untuk aktif di media sosial. Pikirkan kembali tujuan kita membuat akun media sosial dulunya, bukankah untuk tetap saling berkabaran dengan teman dan keluarga terdekat lalu juga untuk menyegarkan pikiran dengan berbagai informasi yang bermanfaat?

Ketika kamu membuka media sosial dan melihat unggahan seseorang yang menyebalkan entah dari segi isi postingan atau keseringan posting, pastinya akan merusak mood kamu. Kamu harus berkali-kali scrolling ke bawah untuk melihat hal lainnya. Kalau kamu merasa memang postingan temanmu tidak bermanfaat dan hanya membuang waktu, tidak ada salahnya unfollow dia.

Kembali lagi, namanya juga seorang manusia, kita juga ingin melihat konten-konten yang bermanfaat dalam media sosial. Bukan malah melihat postingan yang dikirim oleh orang yang sama berkali-kali dan tidak bermanfaat. Memang manusia pada dasarnya suka berbagi, tapi berbagi juga ada batasan yang harus diketahui!

Baca Juga  Usai Baca Buku Bung Hatta, Fadli Zon Sebut Pemerintahan Sekarang Mirip Otoritarianisme Jaman Soekarno
Menjaga Kesehatan Mental
Menjaga Kesehatan Mental/ Foto: Pexels/ Lisa

Wajar kok kalau kamu memutuskan untuk unfollow seseorang di media sosial kalau kamu ingin menjaga kesehatan mental dan kesehatan jiwa! Lagipula, unfollow teman di media sosial bukan berarti kita berhenti berteman di kehidupan nyata. Kita masih akan bersosialisasi dengan mereka, kan?

(red/beautynesia)