Oleh: Yudi Latif, Pemikir Kebangsaan dan Kenegaraan
Saudaraku, Indonesia tidak akan selamat jika terus membiasakan hidup melampaui batas kemampuannya. Jika hasrat untuk mengonsumsi tumbuh lebih cepat daripada kemampuan untuk menghasilkan. Jika pengeluaran terus melampaui pendapatan. Jika utang terus digunakan untuk membiayai kenikmatan hari ini tanpa memperbesar kemampuan menciptakan kemakmuran esok hari.
Kecuali bangsa ini kembali menegakkan disiplin yang menjadi dasar setiap kemajuan: menghasilkan lebih banyak daripada yang dikonsumsi, menabung lebih banyak daripada yang dihamburkan, dan memastikan bahwa utang digunakan untuk memperbesar kapasitas produktif bangsa, bukan beban yang membelenggu masa depan.
Indonesia tidak akan selamat jika terus menggantungkan harapan pada apa yang tersimpan di bawah tanah. Minyak akan habis. Tambang akan menipis. Harga komoditas akan naik dan turun mengikuti gelombang dunia. Tidak ada bangsa yang dapat membangun masa depannya hanya dengan menjual warisan alam yang tidak dapat diperbarui.
Kecuali kita mampu mengubah kekayaan alam menjadi kekayaan pengetahuan, mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi, dan menjadikan inovasi sebagai sumber utama daya saing bangsa.









