Porostimur.com, Jakarta – Guna mengusut dugaan adanya berbagai aliran uang dari sejumlah pihak swasta ke mantan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap dua orang yang diduga memiliki keterkaitan.
Kedua orang tersebut yakni, Benny Tanihattu alias Bing selaku Direktur PT Gemilang Multi Wahana dan Karen Wolker Dias Koordinator Perwakilan Pemkot Ambon di Jakarta 2016 sampai sekarang.
Pemeriksaan saksi dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Namun Bing tidak menghadiri panggilan KPK dengan alasan sakit, sehingga KPK hanya memeriksa Karen Diaz.
“Dikonfirmasi, antara lain terkait dengan dugaan adanya berbagai aliran penerimaan sejumlah uang oleh tersangka RL (Richard Louhenapessy) dari beberapa pihak swasta khususnya yang akan mengikuti lelang proyek pengadaan di Pemkot Ambon,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, dalam keterangannya, Sabtu (28/5/2022).
Ali menjelaskan, KPK mengagendakan pemeriksaan Bing dan Karen Diaz untuk mengusut kasus dugaan suap yang menjerat Richard.
Hanya saja menurut Ali, cuma Karen yang memenuhi panggilan dan menjalani pemeriksaan, sementara Bing tidak menghadiri agenda pemeriksaan karena sakit.










