Disisi lain, Belain mengucapkan terima kasih kepada Qusay Reshed aktivis anti teroris Palestina yang berani secara preventif menyerang untuk menghentikan aksi provokasi Lars Thorsen yang merupakan Ketua SIAN.
“Belain mengapresiasi positif sikap tegas Benedicte Bjomland selaku Direktur Polisi Kota Kristiansnad yang telah memperingatkan kelompok fasis radikal SIAN untuk tidak membakar kitab suci umat Islam dalam aksinya karena tindakan tersebut adalah termasuk tindak pidana,” ujarnya.
Lebih jauh, Belain menyerukan Presiden Jokowi untuk bersikap secara terbuka mengutuk aksi provokasi rasial dan teroris budaya pembakaran kitab suci umat islam di Norwegia, demi menenangkan hati puluhan juta pemilih muslim yang telah ikut memilih pasangan Capres dan Cawapres Jokowi-Ma’ruf di Pilpres lalu agar tidak terjadi provokasi aksi pembalasan di Indonesia.
“Kami menyerukan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk mengecam sikap Menteri Kehakiman Norwegia agar kebebasan berbicara tidak divisualisasikan untuk pembiaran aksi terorisme,” tukasnya.
Selain itu, Belain juga menyerukan kepada semua organisasi pro demokrasi, pro NKRI, dan pro Solidaritas Islam untuk bersama-sama untuk mengutuk setiap bentuk aksi provokasi kelompok fasis SIAN yang memvisualisasi niat kejahatan teror terhadap Islam Norwegia dalam bentuk pembakaran kitab suci.




