Andi Munazwir: UMP Maluku Masih di Bawah Standar

oleh -56 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Anggota DPRD Maluku dari Komisi IV, Andi Munazwir mengatakan, pemberlakukan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 harus merata untuk pihak swasta maupun pegawai pemerintah yang berstatus kontrak yang sampai saat ini standarnya masih jauh di bawah UMP.

“Setiap tahun itu pasti ada kenaikan UMP karena inflasi, dan yang menghitung besaran UMP ada tim tersendiri sesuai dengan regulasi,” kata Andi di Ambon, Minggu.

Namun yang perlu ditekankan adalah kebijakan pemerintah harus diperlakukan merata, sebab pegawai pemerintah saja masih banyak dibayar upahnya dibawah standar UMP.

“Contohnya guru kontrak provinsi di Maluku yang dibayar Rp1,5 juta per bulannya,” jelas Andi.

Menurut dia, perlu ada penetapan penyesuaian UMP yang ditetapkan pemerintah dan jangan hanya menekankan pihak swasta yang harus membayar UMP tetapi pegawai pemerintah sendiri masih jauh di bawah standar.

Baca Juga  Ngeri! Ketua KPK Sebut 22 Gubernur Tersangkut Korupsi

Untuk diketahui, standar UMP Maluku tahun 2021 sama besar dengan tahun 2020 yakni Rp2.604.961 dan tidak mengalami kenaikan karena sejalan dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan UMP Tahun 2021 pada Masa Pandemi COVID-19.

Surat edaran menteri saat itu meminta gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai upah minimum tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum tahun 2020.

(red/tv-one)

No More Posts Available.

No more pages to load.