Antisipasi Malaria dan DBD, Dinas Kesehatan Kota Ambon Fogging di Sejumlah Lokasi

oleh -20 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Memasuki musim penghujan, warga perlu waspada dengan ancaman berbagai penyakit, diantaranya malaria dan demam berdarah dengue (DBD).

Malaria dan DBD adalah  penyakit yang ditularkan oleh gigitan nyamuk, dan berujung pada kematian. Di kota Ambon sendiri hingga dari Januari – April 2021, sudah tercatat 20 kasus DBD di Kota Ambon.

Melansir laman resmi pemerintah Kota Ambon, ambon.go.id, Ahad (11/4/2021), Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan, guna mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, Pemerintah (Pemkot) Ambon melalui Dinas Kesehatan melakukan pengasapan (fogging).

“Pengasapan atau fogging dilaksanakan di sejumlah lingkungan rawan endemik malaria dan DBD di sejumlah lokasi, seperti di kawasan Kopertis, Karang Panjang, Skip, BTN Kanawa dan  Negeri Batu Merah, seiring dengan intensitas hujan yang cenderung meningkat,” ungkapnya.

Dikatakan, warga yang bermukim di kawasan endemik malaria dan DBD sangat berharap Pemkot melakukan program pengasapan, agar penyebaran kasus penyakit dapat diminimalisir.

Baca Juga  Latumahina himbau rakyat Maluku cerdas tentukan pilihan

Dirinya menambahkan, selain pengasapan, untuk pencegahan warga juga harus melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan melaskanakan 3M; menguras dan menyikat tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat semua tempat penyimpanan air, serta mengubur sampah dan barang- barang bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk.

Selain fogging atau pengasapan, pihaknya juga menggiatkan Abatesasi, yakni pemberian bubuk abate secara gratis kepada masyarakat dan dapat diperoleh pada puksesmas setempat.

“Pemberian abate gratis ini untuk membasmi jentik – jentik nyamuk pada tempat penampungan air warga ,”tandasnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.