Dalam ajaran Islam, setiap perbuatan manusia akan dinilai apakah sesuai dengan perintah Allah SWT atau justru menyimpang dari jalan-Nya. Salah satu sikap yang perlu dihindari adalah fasik karena orang fasik akan dibenci Allah SWT.
Lantas, apa itu fasik dalam Islam, serta seperti apa jenis dan ciri-ciri orang fasik yang dibenci oleh Allah SWT? Simak penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Fasik dalam Islam?
Merujuk buku Akidah Akhlak karya Drs. H. Abdul Rosyid, kata fasik berasal dari kata fasaqa yang artinya tidak taat, atau melanggar peraturan. Fasik kepada Allah SWT berarti tidak taat atau tidak tunduk kepada perintah Allah SWT, seperti yang dilakukan iblis yang tidak taat saat diminta bersujud (bersikap hormat) terhadap Nabi Adam AS. Hal ini diterangkan dalam ayat Al-Quran surah Al-Kahf ayat 50:
وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ اَمْرِ رَبِّهٖۗ اَفَتَتَّخِذُوْنَهٗ وَذُرِّيَّتَهٗٓ اَوْلِيَاۤءَ مِنْ دُوْنِيْ وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّۗ بِئْسَ لِلظّٰلِمِيْنَ بَدَلًا
Artinya: “(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam!” Mereka pun sujud, tetapi Iblis (enggan). Dia termasuk (golongan) jin, kemudian dia mendurhakai perintah Tuhannya. Pantaskah kamu menjadikan dia dan keturunannya sebagai penolong) selain Aku, padahal mereka adalah musuhmu? Dia (Iblis) seburuk-buruk pengganti (Allah) bagi orang-orang zalim.”









