Langkah ini dinilai penting agar solusi yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS), mengingat pengelolaan sungai berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
Koordinasi lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat penanganan banjir yang dinilai bersifat mendesak dan strategis.
Siapkan Infrastruktur Pengendali Banjir
Untuk mengatasi persoalan banjir secara berkelanjutan, Pemkab Haltim menyiapkan sejumlah proyek infrastruktur pendukung.
Beberapa langkah yang akan dilakukan antara lain pembangunan pintu air untuk mengontrol debit air, pembuatan gorong-gorong baru, perbaikan jembatan penghubung, serta pemasangan bronjong di titik rawan longsor.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko banjir di masa mendatang sekaligus memperkuat sistem pengendalian air di wilayah Maba Tengah.
Pantau Fasilitas Pendidikan
Dalam rangkaian kunjungannya, Bupati Ubaid juga meninjau fasilitas pendidikan di Desa Martana Jaya, termasuk bangunan SD dan SMP, untuk memastikan kondisi sekolah pascabanjir.
Peninjauan ini penting guna menjamin aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal tanpa gangguan berarti.
Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala BPBD Halmahera Timur Darso Gajal, Sekretaris Dinas Perkim, Camat Maba Tengah, kepala desa setempat, serta perwakilan manajemen PT Kirana.











