Atlet Dayung Maluku Tidak Menolak Bubur

oleh -72 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Atlet dayung Maluku tidak menolak bubur atau tidak mempersoalkan menu makanan yang diberikan Satuan Tugas (Satgas) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pengurus provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku, Anos Yeremias dalam menanggapi beredarnya informasi terkait menu makanan bagi atlet Maluku yang akan berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX yang hanya diberi makan bubur, ikan asin dan tahu.

“Atlet dayung Maluku tidak menolak bubur. Bagi kami apapun yang diberikan oleh Satgas kami mengucap syukur dan berterima kasih masih diberi makan. Tujuan kami berlatih mempersiapkan diri dalam rangka meraih juara di PON, karena itu saya baru saja kunjungi atlet saya di kawasan Poka dan atlet saya tidak ada yang mengeluh soal makanan, yang penting mereka makan tepat waktu dan apa yang mereka minta dipenuhi”, katanya kepada wartawan di Ambon, Senin (21/6/2021).

Baca Juga  Kosgoro Maluku Serahkan 2 Hewan Kurban di Batumerah

Anos menandaskan hal itu bukan untuk membela KONI, namun menurutnya terkadang pemberitaan yang ada seolah menyatakan seluruh atlet menolak menu makanan yang diberikan Satgas.

Dirinya memberi contoh, semisal ada tambahan makanan lalu diberi makan papeda dan kuah ikan. Menurutnya itu adalah makanan tambahan dan para atlet juga senang diberi makanan tambahan seperti itu.

“Jadi saya baru mengunjungi atlet di Poka, tidak ada atlet dayung maupun pelatih yang mempersoalkan makanan yang dipersoalkan oleh media selama ini, kalaupun ada, mungkin cabang olahraga lain tapi cabang yang saya bina tidak pernah melakukan itu”, ujarnya.

Terkait menu bubur Manado yang diberikan kepada atlet, menurutnya kandungan dalam bubur tersebut lebih bagus dan cukup, mengingat bubur manado terdiri dari campuran sayur-sayuran, ubi-ubian, labu, jagung dan lainnya.

“Jadi atlet saya, mereka justru berterima kasih tidak ada yang mempersoalkan itu, yang sekarang mereka lagi menunggu adalah kapan bonus itu diumumkan oleh pemerintah, karena sekali lagi bonus itu juga ikut mempengaruhi motivasi mereka dalam rangka meraih prestasi maksimal di PON”, pungkasnya.

Baca Juga  Jelang Pencoblosan, Kubu MAJU Klaim Unggul Mutlak di Pilwako Ternate

Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Maluku ini juga menyampaikan, bahwa dalam PON XX yang akan dilaksanakan di Papua ini, pihaknya menargetkan 4 medali emas dari single scull, double scull dan juga dari quadruple.

“Yang pasti target kami adalah emas, perak, perunggu harus ada. Untuk jumlah atlet, kami siapkan 16 orang untuk 10 nomor, karena ada nomor beregu, ada nomor perseorangan, ada juga satu orang berlomba di dua mata lomba atau 2 nomor lomba. Jadi kami tidak terlalu mempersoalkan makanan. Bagi kami bonus itu lebih penting, jadi saya harap pemerintah segera umumkan bonusnya”, tutupnya. (alena)