“Tujuan utamanya sih kalau aku mengenalkan dan memajukan industri kreatif Maluku Utara untuk lebih dikenal,” kata Atta.
Atta menambahkan bahwa banyak warga Maluku Utara yang memiliki bakat luar biasa di bidang musik, namun sayangnya kurangnya alat dan sorotan media membuat bakat mereka tidak terangkat.
“Seperti yang kita ketahui, banyak warga Maluku Utara yang berbakat di bidang musik, tapi kurangnya alat dan sorotan media,” sambungnya.
Audisi untuk kontes ini telah dibuka secara online sejak 28 Mei lalu, dengan hadiah total mencapai Rp 72 juta. Melalui ajang pencarian bakat ini, Atta berharap dapat menemukan mutiara-mutiara berbakat dari Maluku Utara yang selama ini belum terdeteksi.
“Semoga Maluku Utara dapat dikenal lebih luas lagi dari penjuru Indonesia, bahwasannya terdapat banyak talent berbakat dan kreatif dari sini,” pungkasnya.
Bintang Dari Timur tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi platform penting untuk mengangkat nama Maluku Utara di panggung nasional.
sumber: intipseleb










