Bantuan Produktif UMKM Di Tahun 2021 Dilanjutkan, Sekali Pencairan Rp1,2 Juta

oleh -156 views
Link Banner


Porostimur.com | Ambon: BlT atau Bantuan Produkrif Usaha Mikro Koperasi Menegah (UMKM), Pemerintah akan melanjutkan untuk masyarakat di tahun 2021sesuai data, sebesar Rp, 1,2 juta diberikan dalam pencairan dari kementrian Pusat Jakarta.

Hal ini disampaikan Kadis Koperasi Provinsi Maluku, M.N.Kailoda.saat dikonfermasi di ruang kerja, Rabu (28/4/2021).

Kailoda mengatakan ” Pemerintah telah melanjutkan, kepada masyarakat dalam hal ini, yang berbgerak di bidang usaha mikro.” ucapnya

Dikatakan juga ” untuk data tahun 2020 yang kami terima dari jakarta itu melalui Dinas Koperasi Provinsi Maluku, kalau dikompelasikan dengan jumlah dalam tahap pertama kurang lebih 27.395 .

Kailoda mengatakan “Pemerintah sekarang melalui koperasi itu menaruh kan itu ke masing masing provinsi maluku. Kami di provinsi maluku yang dapat 27392 untuk 11 kabupaten kota dibanding tahun lalu, masing masing orang mendapat 2,4 juta, tapi kali ini 1,2

Baca Juga  Bu Susi Kirim Perwakilan, Murad Minta Lima hal ini

“Semua ini merupakan tanggung jawab dan perhatian pemerintah, sebab dengan adanya pademic cobid 19, pendapatan negara juga menurun,” ujarnya

“Karena ini merupakan kebijakan pemerintah sehingga tetap diberikan bantuan BLT atau UMKM, kalau dirinci untuk Kota Ambon kurang lebih 14.387 orang yang dapat, Kota Tual 709, Maluku Tengah 5015 0rang, Maluku Tenggara untuk sementara belum terkafer/lengkap, Kepulauan tanimbar 70 orang, Maluku Barat Daya 40 orang, Buru 293 orang, Buru Selatan 708 orang, Seram Bagian Barat 1970 orang, Seram Bagian Timur 3014 orang, Kepulauan Aru 10.331orang, dan dari provimsi maluku 319 orang jadi total, 27,392 ribu. Untuk Data keseluruhannya di kementrian koperasi , kita hanya punya tugas untuk menerima dan memberikan data ke jakarta,” jelasnya

Dia menghimbauan” kepada usaha mikro; .dana yang diberikan oleh pemerintah pusat ini, mudah-mudahan dapat digunakan sebagai mana mestinya, karena memang bantuan ini ditujukan kepada usaha mikro.
Oleh karena itu dimanfaatkan sebagaimana mestinya agar dengan dana ini mereka bisa usaha,” ungkapny. (liehu)