Bawaslu tutup kasus dugaan pelanggaran Pilgub oleh mantan Wakapolda

oleh -42 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Laporan dugaan pelanggaran Pilgub Maluku 2018 oleh mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen Pol Hassanudin, akhirnya dihentikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku.

Laporan ini dimasukkan kuasa hukum tim pemenangan pasangan calon (paslon) Said Assagaff-Anderias Rentanubun (Santun), Fachri Bacmid,SA,MH, dengan nomor registrasi No Lap : 08/LP/PG/PROV/31.00/VI/2018.

Hal ini dibenarkan Katua Bawaslu Maluku, Abdullah Elly,SH,MH, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Kamis (28/6).

Menurutnya, dalam laporan dimaksud, pihak Santun menyebutkan mantan Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Hassanudin, mengarahkan personil Polri yang bertugas di Kabupaten Kepulaun Aru untuk memenangkan paslon nomor urut 2, Irjen Pol Murad Ismail-Barnabas Orno (Baileo) di wilayah tersebut, beberapa waktu lalu.

Namun sesuai pengkajian secara mendalam atas laporan dimaksud, tegasnya, pihaknya menemukan bahwa tidak cukup alat bukti untuk menindaklanjutinya.

Baca Juga  Sering terjadi Kecelakaan di Jalur Lintas Sula Barat dan Selatan, Ternyata ini Penyebabnya

Sehingga, akunya, laporan ini tidak memenuhi unsur pidana di dalamnya.

Dikarenakan tidak memiliki alat bukti yang cukup serta tidak memenuhi unsur pidana di dalamnya, tambahnya, maka pihaknya memutuskan untuk menghentikan penanganan laporan dimaksud. (keket)