Situasi tersebut memicu konsentrasi massa dari kedua dusun yang kemudian berkembang menjadi bentrokan terbuka.
Pada Sabtu pagi, warga Dusun Katapang sempat melakukan pemalangan jalan sebagai bentuk protes, sebelum akhirnya bentrokan kembali pecah sekitar pukul 12.10 WIT.
Massa yang diperkirakan berjumlah ratusan orang dilaporkan membawa senjata tajam dan senapan angin.
Kendaraan Polisi Dibakar
Dalam situasi yang memanas, satu unit kendaraan dinas operasional milik Bagian Operasi Polres Seram Bagian Barat serta satu sepeda motor Bhabinkamtibmas dilaporkan dibakar oleh massa.
Selain itu, seorang warga bernama La Ilham Rumbia mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian pipi kiri.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab terbakarnya kendaraan dinas tersebut maupun pihak yang bertanggung jawab.
Aparat Kerahkan Personel Gabungan
Untuk mengendalikan situasi, aparat gabungan TNI-Polri dikerahkan dan melakukan tindakan tegas terukur guna mencegah eskalasi konflik.
Sekitar pukul 14.00 WIT, situasi berangsur kondusif setelah massa dari kedua dusun mulai membubarkan diri.
Kapolsek Huamual, Iptu Luken Soplanit, sebelumnya menyatakan pihaknya masih berada di lokasi untuk mengendalikan situasi.
“Harap sabar, kami masih berada di lokasi untuk menghalau massa yang bentrok,” ujarnya.









