Beri Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Maluku, Lestari Moerdijat Ajak Jadi Bangsa Pembelajar Perubahan

oleh -2 Dilihat

Generasi muda, tegas anggota MajelisTinggi Partai NasDem itu, harus mampu mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa tersebut untuk menjadi bekal menghadapi tantangan di masa datang.

Pada kesempatan itu, Rerie memperkenalkan metode manajemen Teori U, karya Otto Scharmer, kepada para mahasiwa agar mampu beradaptasi dalam sejumlah proses perubahan.

Teori U, menurut Rerie, mampu membantu individu maupun para pemangku kepentingan melakukan transformasi yang mengakar dan mendorong inovasi. Pada kesempatan tanya jawab sejumlah pertanyaan terkait pembelajaran tatap muka dan upaya mengatasi pengangguran mengemuka.

Rerie menilai pembelajaran offline atau tatap muka memang sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar.

Namun, jelasnya, untuk merealisasikannya membutuhkan kesiapan semua pihak, agar tidak memicu kembali penyebaran Covid-19.

Baca Juga  Gadis 18 Tahun di Halmahera Utara Dilaporkan Hilang, Polisi Minta Bantuan Masyarakat

Sedangkan untuk mengatasi pengangguran di Ambon, salah satu yang diusulkan Rerie adalah mengedepankan kearifan lokal dalam pengembangan perekonomian daerah.

Hadir dalam acara tersebut Drs. Muhammad Saleh Tio, M.Si (Asisten I Pemprov Maluku, mewakili Gubernur Maluku), Drs. Abduk Haji Latua (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku), Dr. Djalaludin Salamoessy, M.Si (Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Maluku), Dra. Aisa Manilet, M.Si (Ketua Aisyiah Maluku), Dr. Mohdar Yanlua, M.H. (Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku), seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Maluku dan sejumlah anggota DPRD Maluku dari Fraksi NasDem. (red)