BMKG: Terjadi 18 Kali Gempa Susulan di Malteng, 26 Rumah Warga Rusak

oleh -57 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi 18 kali gempa susulan pasca gempa utama dengan magnitudo (M) 5,9 dengan kekuatan update M5,7 di Pulau Seram, tepatnya pada 69 km Timur Laut Maluku Tengah dengan koordinat 2.81 Lintang Selatan (LS) dan 129.34 Bujur Timur (BT).

“Update aktivitas gempa susulan (aftershocks) di Seram Utara M5,7, sudah sebanyak 18 kali dengan magnitudo terbesar 4.2,” ungkap Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dikutip dari media sosial pribadinya, Kamis (4/11/2021).

Sebelumnya, BMKG melaporkan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar naik Seram Utara (North Seram Thrust ).

Baca Juga  Salip India, Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Tertinggi di Asia

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (Oblique Thrust Fault).

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Sawai V MMI ( Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun ), Wahai IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Ambon , Masohi dan Saparua III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).

Hingga saat ini, Daryono mengatakan dilaporkan ada dampak kerusakan ringan pada beberapa bangunan dan rumah warga yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Dilaporkan adanya dampak kerusakan ringan pada beberapa bangunan rumah warga yang ditimbulkan akibat gempa ini,” katanya.

Baca Juga  Ini Alasan Kenapa Semua Video Musik BLACKPINK Berkualitas Tinggi

Daryono menambahkan, sejumlah bangunan rumah warga rusak ringan akibat gempa M5,9 di Maluku Tengah. “Dilaporkan adanya dampak kerusakan ringan pada beberapa bangunan rumah warga yang ditimbulkan akibat gempa ini,” ungkap Daryono dikutip dari media sosial pribadinya, Kamis (4/11/2021).

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah, mencatat terdapat 26 rumah rusak dengan kategori berbeda-beda akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,9, Kamis (4/11/2021).

Rinciannya sebanyak 19 rumah di Desa Sawai, 2 unit rumah di Desa Olong, 2 unit rumah di Desa Besi dan 3 bangunan rumah di Desa Masihulan.

Sejauh ini tim BPBD belum berhasil mengidentifikasi bangunan rumah warga yang rusak ringan dan sedang pasalnya menurut warga kebanyakan rumah yang mengalami keretakan.

Baca Juga  Wagub Maluku Hadiri Diskusi Terfokus Bahas Tantangan Industri Maritim

“Untuk kerusakan dengan kategori ringan dan sedang belum teridentifikasi lengkap oleh tim,” demikian dikutip dari keterangan resmi BPBD Maluku Tengah, Kamis.

Selain rumah, juga terjadi kerusakan pada bangunan fasilitas umum seperti masjid dan gedung sekolah. Dinding-dinding fasilitas pendidikan dan rumah ibadah sempat retak di Desa Sawai Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah. (tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.